Cara Membedakan Bisul dan Kelenjar Getah Bening di Ketiak: Panduan Lengkap

Pengenalan Cara Membedakan Bisul dan Kelenjar Getah Bening di Ketiak

Ketiak adalah bagian tubuh yang sering menjadi tempat munculnya berbagai masalah kulit. Dua kondisi umum yang sering dikonfirmasi adalah bisul dan kelenjar getah bening. Ketika Anda merasakan rasa nyeri atau melihat bengkak di ketiak, penting untuk mengetahui perbedaan antara keduanya agar dapat mengambil tindakan yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan cara membedakan bisul dan kelenjar getah bening di ketiak secara mendalam.

Apakah Bisul?

Bisul adalah infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut. Biasanya, bisul muncul sebagai bengkak merah, berisi cairan, dan sering kali mengakibatkan rasa nyeri. Bisul dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk ketiak. Faktor-faktor yang memicu bisul meliputi kuman, kebersihan yang kurang, dan penggunaan pakaian yang keringat.

Apakah Kelenjar Getah Bening?

Kelenjar getah bening, juga dikenal sebagai kelenjar apokrin, adalah kelenjar yang menghasilkan cairan berbau yang berperan dalam menarik pasangan. Kelenjar ini aktif selama masa pubertas dan sering menyebabkan bau badan. Ketiak adalah salah satu area tubuh yang memiliki banyak kelenjar getah bening. Kelenjar ini dapat menjadi inflamasi atau terinfeksi, menyebabkan bengkak dan rasa nyeri.

Cara Membedakan Bisul dan Kelenjar Getah Bening di Ketiak

Untuk membedakan bisul dan kelenjar getah bening di ketiak, perhatikan beberapa faktor berikut:

  • Lokasi: Bisul biasanya muncul di area dengan banyak kelenjar minyak, seperti ketiak, leher, dan wajah. Kelenjar getah bening umumnya ditemukan di ketiak dan area genital.
  • Penampilan: Bisul sering kali berwarna merah, bengkak, dan berisi cairan. Kelenjar getah bening yang terinfeksi dapat muncul sebagai bengkak kecil dan kadang-kadang berwarna merah.
  • Rasa Nyeri: Bisul biasanya lebih nyeri dibandingkan kelenjar getah bening yang terinfeksi.
  • Cairan: Bisul mengeluarkan cairan berwarna kuning atau hijau, sementara kelenjar getah bening mengeluarkan cairan bening atau kuning muda.

Tanda-Tanda Bisul

Berikut adalah beberapa tanda-tanda yang menunjukkan Anda mungkin mengalami bisul:

  1. Bengkak merah dan panas
  2. Rasa nyeri saat disentuh
  3. Berisi cairan kuning atau hijau
  4. Kadang-kadang muncul dengan kepala putih

Tanda-Tanda Kelenjar Getah Bening yang Terinfeksi

Untuk kelenjar getah bening yang terinfeksi, perhatikan tanda-tanda berikut:

Watch: Apakah Benjolan di Ketiak Tak Berbahaya? Inilah Penyebab Munculnya dan Cara Mengatasinya

by Tribun Health

  1. Bengkak kecil di ketiak atau area genital
  2. Rasa nyeri atau kesemutan
  3. Cairan bening atau kuning muda
  4. Bau tidak sedap dari area yang terpapar

Penyebab Bisul dan Kelenjar Getah Bening yang Terinfeksi

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan bisul dan kelenjar getah bening terinfeksi meliputi:

  • Kebersihan kurang: Tidak mencuci area ketiak secara teratur dapat memicu keduanya.
  • Pakaian yang keringat: Memakai pakaian yang lembab dan tidak mengeringkan badan dapat memicu bisul.
  • Stress: Stress dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.
  • Kuman: Kuman seperti Staphylococcus aureus adalah penyebab umum bisul.

Cara Mengatasi Bisul

Untuk mengatasi bisul, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Bersihkan area terpapar dengan air hangat dan sabun lembut.
  2. Gunakan kompres hangat untuk membantu mengeringkan bisul.
  3. Jangan menyentuh atau menekan bisul untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
  4. Konsultasikan dengan dokter jika bisul tidak sembuh dalam beberapa hari.

Cara Mengatasi Kelenjar Getah Bening yang Terinfeksi

Untuk mengatasi kelenjar getah bening yang terinfeksi, perhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Bersihkan area terpapar dengan air hangat dan sabun lembut.
  2. Gunakan kompres hangat untuk mengurangi bengkak.
  3. Ganti pakaian yang keringat dengan pakaian yang kering dan bersih.
  4. Konsultasikan dengan dokter jika kondisi tidak memungkinkan dalam beberapa hari.

Pencegahan Bisul dan Kelenjar Getah Bening yang Terinfeksi

Untuk mencegah bisul dan kelenjar getah bening terinfeksi, ikuti tips berikut:

  • Cuci kantong ketiak secara teratur dengan air hangat dan sabun lembut.
  • Ganti pakaian yang keringat dengan pakaian yang kering dan bersih.
  • Hindari membanting badan yang berlebihan.
  • Minum air putih yang cukup untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Jika Anda merasakan gejala berikut, segera konsultasikan dengan dokter:

  • Bisul atau bengkak yang sangat nyeri.
  • Fever atau demam.
  • Bengkak yang terus membesar.
  • Cairan berwarna hijau atau kuning yang berbau busuk.

Kesimpulan

Membedakan bisul dan kelenjar getah bening di ketiak adalah langkah pertama untuk mengambil tindakan yang tepat. Dengan mengetahui tanda-tanda dan gejala masing-masing, Anda dapat mengambil langkah pencegahan dan pengobatan yang efektif. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan menjaga kesehatan kulit Anda untuk mencegah masalah kulit di masa depan.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau merasa perlu konsultasi medis, jangan ragu untuk menghubungi dokter Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *